Tampilkan postingan dengan label ayomenulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ayomenulis. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 April 2013

Bapak, aku akan berdongeng*



Bapak..maafkan anak mu ini...  yang tidak sempat melihat wajah mu terakhir kalinya di hari itu. aku jauh di ujung pulau ini hanya bisa meneteskan air mata dan mencoba untuk tegar. kaulah ayah nomor 1 yang pernah ada. Sungguh sangat tidak meng-enak-kan... tinggal nun jauh di sana,,, maafkan aku kalau ketika aku telfon tidak mendengar suaramu dengan jelas,,, aku mersakan hembusan hari-hari terakhir mu ketika aku pulang. aku meraskan... kau akan pulang ke rumah yang lebih baik, tempat yang didalamnya penuh dengan kebahagian dan kenikmatan. 

aku hanya bisa minta maaf.. dan maaf.. jikalau sikap ku di bumi ini mengganggu kebahagian mu di sana,,, bapak..masuklah dalam mimpi ku..agar aku bisa melihat sorotan kasih sayang dari mata mu dengan jelas, agar aku bisa yakin dengan seyakin-yakinnya..kalau engkau baik-baik saja di sana..... sang pemilik alam memang maha pemurah dan kasih sayang.. yang telah memberi mu rumah, sebaik-baiknya rumah,, 

sekali lagi... kaulah bapak nomor #1 yang pernah ada. aku masih ingat... sebenarnya engkau kurang begitu suka dengan aku masuk di fakultas ini... tapi inilah takdirnya,,, maafkan aku... aku juga masih ingat kalau engkau menginkan aku masuk SOSIAL DAN POLITIK, engkau yang menginginkan aku menjadi seorang guru dan petani.. engkaupula yang menuntun aku sehingga aku bisa berdiri di tempat ini. dengan pandangan lurus ke depan. bukan pandangan lurus ke bawah. 

owh ya.... bukan kah kau pernah melarang aku untuk berpacaran ?? 
tentu aja.. itulah larangan yang kau tujukan untuk ku.. yang belum sempat kau cabut hingga detik ini.. tapi tak apa,,aku sangat bersyukur dengan hal itu. Tapi hari ini.. anak mu yang lemah ini sedang jatuh hati dengan seorang gadis.... gadis itu akan ku ceritakan ketika aku berkunjung ke rumah mu yang abadi. dari sisi fisik sudah memenuhi kriteria yang kau syaratkan begitu juga dengan asal keluarga.nya.. kalau untuk agamanya tidak perlu dikhawatirkan.. namun untuk kekayaannya tidak aku pedulikan, karena aku ingin membangun sebuah keluarga besar tanpa bantuan dari keluarga besar kami. sebagaimana perjuangan mu yang telah kau lakukan untuk kehidupan kami yang lebih baik. sehingga ibu, kakak, aku, adik, dan masyarakat. merasakan manfaat dari keberadaan mu dan apa yang kau miliki.  

Dia begitu baik,... sangat baik kepada ku... sangat perhatian.. tenang saja..kami tidak pacaran... aku juga tidak tau kenapa aku bisa jatuh hati ke gadis itu, dan begitu juga dengan gadis itu, bisa sangat baiknya kepada ku... semoga ini yang kau inginkan dari ku... 

bapak..akhir-akhir ini.. masalah mulai menghampiri kami... aku dan sang gadis.. mungkin aku penuh kesibukan di kampus ini di tambah lagi aku sedang Ujian, dan amanah organisasi yang aku emban. aku tak akan bercerita apa masalahnya, karena aku tak ingin menggannggu kebahagian mu di sana.... doakan anak mu ini dan sang gadis,, baik-baik saja... semoga kita bisa melewati ini dengan penuh kesabaran dan saling pengertian. sebagaimana yang kau ajarkan kepada ku... 
aku sayang kamu.... Bapak. 


______________
*penulis lepas yang sedang belajar menulis. © 2013 amilin

Senin, 21 Januari 2013

Sang Pemilik Waktu

bingung mau nulis apa dan apa yang harus di tulis..... 
sebuah kisah akan ku ceritakan, penantian panjang akan berakhir dengan bertemunya waktu. semua telah direncanakan dan tetaplah sang pemilik waktu yang akan memutuskannya. aku hanya ingin menulis di atas kanvas ini. sebuah tulisan kecil yang akan memengaruhi pada kehidupan jiwa ini. 

aku tak tau apa pengaruhnya... yang jelas hidup ku gag akan sepi lagi.. semua yang ku rasakan kan ku tulis,,, insya'allah....  minimal sebagai media pembelajaran bagi jari-jari ini untuk tetap bergerak. ku tak pintar merangkai untaian kata menjadi mutiara kalimat yang mampu menggugah jiwa yang tengah tidur lelap atau berada di persimpangan jalan dengan segala masalah yang ada. 

aku tau... akan banyak kritikan atau mungkin sedikit masukan serta tanpa pengharapan pujian untuk tulisan ini. aku sangat bangga dan bersyukur dengan karunia tuhan ini. 10 jari tangan dan 10 jari kaki Sungguh sempurna ciptaanNya. maka Nkmat tuhan yang mana kah yang kau dustakan ??

merenung sejenak... pergi dari kebingaran dan bisikan jiwa-jiwa yang tak suka dengan kenikmatan yang tengah di dapat oleh saudaranya. Bukan lari dari masalah tapi hanya merehatkan jiwa ini, karena setiap yang telah diciptakan oleh sang pemilik waktu, mempunyai hak. Hak untuk Istirahat,

wahai... sang pemilik waktu.......
masih adakah waktu untuk ku agar aku bisa selalu hidup dengan membawa kebaikan-kebaikan sebagai pancaran akan kasih sayang mu. Engkaulah Maha Kasih Sayang, yang telah mengirimkan ras itu kesetiap jiwa yang bernyawa. Semoga jiwa-jiwa ini dapat melaksanakan perintah kasih sayang mu dengan adil dan bijak.  



Sungguh engkaulah SANG PEMILIK WAKTU yang LUAR BIASA,  tiada satupun yang dapat menandingi kedigdayaanMU

Minggu, 20 Januari 2013

Tidur panjang





       
 " Semangat yang berapi-api dari tokoh yang telah memperjuangkan masa depan kaum santri serta ditemani sahabat-sahabat mahasantri, berpikir dan bekerjasama untuk mendokumentasikan serta memperjuangkan keberhasilan dari program ini ".


Terinspirasi dari semangat-semangat merekalah, bahwa pencapaian-pencapaian besar haruslah selalu disyukuri. ku ketikkan coretan-coretan sepenggal kisah, sepenggal opini, atau sepenggal untaian kata yang lalu lalang dalam benak maupun pikiran ini. Rasa takut yang menyelimuti dada membuat isi dalam dada  kita tertahan untuk keluar, mencurahkan segala isi. Rasa takut juga menghantui sehingga bulu kuduk pikiran merinding, ketakutan dari ancaman atau tuntutan dalam kehidupan yang selalu menuntut kita untuk menerima segala resiko.


Tidur panjang akan selalu mengikat kita untuk senantiasa berada dalam zona nyaman dan aman. seolah-olah hidup akan berjalan baik-baik saja tanpa adanya rintangan dan ujian. Kehidupan yang baik bukanah kehidupan yang selalu diliputi kenikmatan-kenikmatan saja, akan tetapi mampu memberikan ujian hidup sehingga kita akan tampil tegar dan tegap dalam melangkap. Pandangan mata ke depan, memandang bahwa hari kemarin tidak akan pernah kembali dan telah menjadi masa lalu, memandang bahwa hari ini, adalah kesempatan yang mungkin tidak akan pernah terulang kembali dan harus segera di ekskusi, dan hari esok sebagai masa depan yang harus disiapkan dari hari ini.


Kekuatan dari tidur panjang membuat otot-otot dalam tubuh kita terasa lemas, tiada bergairah, dan otak kita kering akan inspirasi. Pilihannya, ialah bangun atau tidur lagi... Pagi yang telah dilalui akankah menjadi cerita tanpa makna di esok hari ? atau esok hari sebagai hari penyesalan akan kelalaian kita di pagi kemarin. Kekecewaan selalu hadir dan bertanya-tanya Mengapa kau tak memanfaatkan hari-hari yang telah berlalu


*Enam Agustus duaribuduabelas*

semangat perubahan....

semangat belajar....

semangat menulis....


TAMU

Flag Counter